Jumat, 18 Desember 2020

Bauran produksi

 Bauran produksi

1. A. Pengertian Produk

Secara umum definisi Produk adalah hasil jadi dari sebuah proses yang dilakukan oleh pembuat atau produsen yang kemudian akan didistribusikan kepada pembeli atau konsumen sesuai yang dibutuhkannya. Dalam kehidupan sehari-hari sebagian masyarakat juga akan memilih, membeli produk yang harganya relatif murah dan bisa dijangkau sesuai kemampuannya. Dalam hal ini tentu pilihan produk-produk yang menyebar dimasyarakat luas sangatlah banyak dan sebagian besar diantaranya merupakan produk-produk yang riil.


B. Jenis-jenis Produk

Produk terdiri dari dua jenis yakni produk konsumsi dan produk industri


1. Produk Konsumsi

Produk Konsumsi diartikan sebagai produk yang diproduksi oleh produsen kemudian disalurkan langsung kepada konsumen untuk dikonsumsi. Dan produk konsumsi ini lebih cenderung tidak untuk dijual kembali


Adapun barang-barang yang termasuk dalam produk konsumsi yaitu:


a) Barang kebutuhan sehari-hari

b) Produk belanjaan

c). Produk Khusus

2. Produk Industri

Produk Industri adalah produk yang diproduksi oleh produsen kemudian dibeli oleh konsumen dengan tujuan akan dijual kembali dan juga dipergunakan sebagai bahan baku untuk proses produksi yang akan menghasilkan produk baru yang mempunyai kemanfaatan yang lebih.


Jenis-jenis dari produk industri bisa dibagi menjadi tiga jenis yakni:


a) Bahan baku dan suku cadang pabrik

b). Barang modal

C) Perlengkapan dan layanan bisnis (supplies and business service)

2. Strategi Pemasaran Produk 

Strategi pemasaran dapat diartikan sebagai serangkaian upaya yang dilakukan oleh perusahaan dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Strategi Pemasaran memiliki peran penting dalam suatu perusahaan atau bisnis karena berfungsi untuk menentukan nilai ekonomi perusahaan, baik harga barang maupun jasa. Strategi pemasaran produk adalah rencana detail berisi cara menjual produk atau layanan.

Adanya strategi ini memastikan sebuah produk atau layanan dapat dipasarkan secara efektif ke satu target pasar tertentu. Strategi pemasaran produk baru merupakan hal vital dalam bisnis. Beberapa perusahaan memilih untuk mengikuti strategi yang dimiliki kompetitor bisnis. dengan strategi pemasaran produk yang tepat, brand bisa meningkat. Hal ini menjadikan bisnis menjadi terdepan, selalu diingat, dan dianggap sebagai yang paling hebat. Berikut strategi pemasaran produk yang dapat diterapkan, yaitu :


Membentuk Koperasi Agribisnis

Koperasi yang merupakan organisasi bisnis yang dijalankan oleh sekelompok orang untuk mencapai kepentingan bersama memang sangat diperlukan oleh pengembangan agribisnis.

Dukungan Perbankan

Dalam Upaya mewujudkan pemasaran agribisnis yang baik di daerah maka diperlukan dukungan peranan perbankan sebagai lembaga pembiayaan

Lelang

Sistem lelang akan meningkatkan harga jual produk karena lembaga pemasaran selanjutnya akan dipilih berdasarkan harga belinya yang tertinggi. Petani akan lebih mudah mendapat keuntungan dan terhindar dari permainan harga oleh tengkulak atau pengepul.

Menjalin Hubungan Dengan Konsumen

Menjalin hubungan yang baik dengan konsumen merupakan kunci yang harus menjadi pegangan untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis.

Media Sosial

Media sosial bisa berfungsi sebagai etalase bisnis. Di sini bisa memamerkan produk-produk unggulan bisnis. Baik melalui visual apik dari foto, deskripsi dan cerita lewat caption, ataupun detail harga. Media sosial berfungsi sebagai sumber informasi promo, diskon, event, brand dan lain sebagainya. Akses media sosial yang mudah bisa menghilangkan jarak antara pebisnis dengan pelanggan. 

Program Afiliasi

Model pemasaran lewat afiliasi mulai berkembang di Indonesia. Strategi ini tak lain adalah versi canggih untuk promosi mulut ke mulut. Bagi pebisnis, afiliasi ini bisa jadi lebih efektif dan murah di satu waktu.

Video Tutorial

Melalui video-video tutorial akan memperkuat dan meyakinkan calon pelanggan bahwa perusahaan siap memberikan layanan terbaik. Termasuk dengan memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan melalui video tutorial.

Blog dan SEO

Blog maupun SEO memastikan bisnis memiliki reputasi yang bagus. Tak kalah penting lagi, keduanya membuat bisnis sebagai yang terdepan dan paling mudah ditemukan oleh calon pembeli.

3.Arti dan macam-macam jasa

 Layanan atau jasa merupakan suatu aktivitas ekonomi yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau barang-barang milik, namun tidak menghasilkan tranfer kepemilikan. Jasa dapat juga diartikan sebagai sesuatu yang diproduksi dan dikonsumsi secara simultan. Jadi, jasa tidak pernah ada dan hasilnya dapat dilihat setelah terjadi. 

Menurut Ahli 

Norman

 Jasa merupakan interaksi serta tindakan yang berupan kontak sosial antara produsen dengan konsumen yang lebih dari sekedar hasil yang tidak terhalang.

Zeithaml dan Bitner

 Jasa adalah suatu aktivitas ekonomi dengan adanya pengeluaran (output) selain produk yang dikonsumsi serta diproduksi saat waktu yang bersamaan yang memberikan nilai positif serta tidak berwujud untuk pembelinya.

Macam-macam jasa

Perumahan

(termasuk sewa kamar hotel, motel, apartemen/rumah flat, usaha tani, dan lain-lain)

Usaha rumah tangga

(termasuk air minum, perbaikan rumah, reparasi alat rumah tangga, perawatan kebun, pembersihan, dan lain-lain)

Rekreasi dan kesukaan

penyewaan dan separasi peralatan untuk ikut serta dalam kegiatan rekreasi dan hiburan, juga izin memasuki gelanggang hiburan, rekreasi dan kesenangan dan lainnya)

Perawatan medis dan kesehatan

(perawatan gigi, perawatan sakit opname di rumah sakit, dan periksa dokter)

4. Strategi Pemasaran Jasa

*Pemasaran jasa adalah suatu proses kegiatan yang memiliki manfaat lalu ditawarkan atau dijual dan diberikan oleh suatu pihak yang pada dasarnya bersifat tidak berwujud (intangible).

*Karakteristik jasa :

1.Tidak Berwujud (Intangibility)

Jasa merupakan hal yang tidak dapat dilihat, diraba, dirasa, didengar, dicium, atau menggunakan indra lainnya sebelum jasa itu dibeli. Hal tersebut membedakan jasa dengan hasil produksi berupa barang dari perusahaan. Wujud dari suatu produk jasa yaitu seperti perbuatan, penampilan, atau sebuah usaha lainnya yang tidak dapat disimpan, dipakai, atau diletakan di suatu tempat yang diinginkan.

2.Tidak Terpisahkan (Inseparability)

Jasa tidak terpisahkan dari penyedia pelayanan atau jasanya, baik orang-orang maupun mesin. Jika seorang karyawan memberikan jasa atau pelayanan, maka karyawan menjadi bagian dari proses pelayanan tersebut karena konsumen juga hadir pada saat jasa diberikan.

3.Bervariasi (Variability)

Jasa sangat banyak variasinya karena jasa selalu tergantung pada siapa yang menyediakan dan kapan hal itu terjadi serta dimana jasa itu dilakukan. Contohnya jasa yang ditawarkan oleh suatu hotel. Meskipun setiap hotel mempunyai standar yang sama, tetapi jasa yang diberikan akan bervariasi atau bermacam-macam.

4.Tidak Tahan Lama (Perishability)

Suatu jasa tidak dapat disimpan untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama. Tidak tahan lamanya jasa tidak jadi masalah bila permintaan tetap. Tetapi jika permintaan akan jasa tersebut berfluktuasi, maka perusahaan jasa dapat menghadapi masalah.

*Strategi Pemasaran Jasa :

Untuk melakukan strategi pemasaran jasa yaitu dengan cara :

1.Memberikan pelayanan secara efisien. Dengan memberikan pelayanan yang cepat dan tepat sesuai dengan keinginan konsumen, secara tidak langsung hal tersebut dapat mempengaruhi konsumen untuk kembali lagi menggunakan jasa yang kita tawarkan.

2.Peran karyawan dalam melayani konsumen dengan baik. Termasuk daya tarik tersendiri untuk konsumen. Karena citra perusahaan ditentukan oleh kinerja karyawan.

3.Penentuan harga yang ditawarkan. Sebaiknya disesuaikan dengan manfaat yang diperoleh konsumen dari produk jasa yang diberikan.

4.Penggunaan perkembangan teknologi serta inovasi. Untuk dapat menghasilkan produk jasa yang mampu memberikan suatu kepuasan yang lebih bagi konsumen. Jika teknologi yang digunakan semakin canggih, maka semakin cepat pula pelayanan yang akan diberikan untuk konsumen.

5.Menyesuaikan dengan budaya yang berkembang. Karena budaya yang berkembang saat ini akan mempengaruhi peluang akan pasar jasa.

6.Berikan reward atas referensi pelanggan. Apabila kita mendapat konsumen baru dari hasil referensi pelanggan, maka berikanlah komisi dalam jumlah tertentu sebagai imbalan memberikan kontribusi dalam mencarikan konsumen.

*Kerangka Rancangan Jasa

Kerangka ini, merupakan segitiga jasa, mengasumsikan adanya empat unsur yang perlu diperhatikan dalam memproduksi jasa. Unsur-unsur itu adalah :

- Pelanggan

- Strategi

- Manusia

- Sistem

Penjelasan : Pelanggan tentu berada dipusat dari segitiga jasa, karena jasa harus selalu berpusat kepada pelanggan. Manusia adalah karyawan dari perusahaan jasa yang bersangkutan. Strategi adalah pandangan atau filosofi yang dipakai untuk mengarahkan segala aspek dari penyerahan jasa. Sistem adalah sistem fisik dan prosedur yang dipakai Garis penghubung dari pelanggan ke strategi menunjukkan bahwa strategi harus memperhatikan pelanggan terlebih dahulu dengan cara memenuhi kebutuhan yang sebenarnya.

*Strategi Harga Jasa 

Penentuan harga produk jasa harus melihat dari perspektif konsumen dan pasar, yaitu dengan melihat 3 (tiga) komponen yang dapat menjadi pertimbangan yaitu biaya, nilai dan kompetisi. Penentuan produk jasa dapat dikaitkan dengan konsep net value, semakin besar manfaat yang dirasakan dibanding biaya yang dikeluarkan akan dinilai konsumen sebagai positive value. Ada 3 (tiga) faktor penting yang perlu dipertimbangkan dalam penentuan harga yaitu persaingan, elastisitas dan struktur biaya. Penyedia jasa dapat memilih banyak alternatif dalam menentukan harga yang tepat sesuai dengan produk jasa yang ditawarkan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar