Jumat, 08 Januari 2021

Bauran Pemasaran Promotion (Promosi)

 Bauran Pemasaran Promotion ( Promosi)

1. Konsep Inti Promosi 

Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi, produsen atau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan. Tujuan utama dari promosi adalah produsen atau distributor akan mendapatkan kenaikan angka penjualan dan meningkatkan profit atau keuntungan. Selain mendapatkan keuntungan yang terus meningkat, kegiatan promosi juga memiliki tujuan lain yaitu menarik calon konsumen untuk membeli atau mengonsumsi barang/jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. Selain itu ada beberapa tujuan lain dari promosi, seperti:      Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial     Mendapatkan kenaikan penjualan dan profit atau laba     Mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan     Menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar     Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing     Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan     Mengubah tingkah laku dan mendapatkan konsumen

2. Manfaat Promosi

 1. Costumer Loyalty Promosi bermanfaat untuk meningkatkan loyalitas konsumen agar nantinya tidak beralih ke produk kompetitor yang menyediakan barang atau jasa yang serupa. 

2. Media Komunikasi Promosi juga dapat membantu sebuah perusahaan untuk menyampaikan informasi-informasi yang ingin disampaikan kepada pelanggan dan/atau calon pelanggan, seperti informasi terkait kegunaan atau fungsi dari barang atau jasa yang ditawarkan. Selain itu, perusahaan juga dapat menyediakan informasi lain yang relatable dengan barang atau jasa yang disediakan.

  3. Meningkatkan Citra Bisnis promosi mampu mempertahankan citra perusahaan ditambah lagi dengan melakukan upgrade dan update di setiap promosi sehingga tidak memberi ruang untuk perusahaan kompetitor menyerang.

4. Trial and Repeat Buying dengan melakukan upgrade dan update di setiap promosi, perusahaan juga berkesempatan besar untuk mendapatkan pembeli atau pelanggan baru, dan tentunya pembelian berulang. 

5. Membangun Merek Seperti yang sudah disebut pada awal artikel, promosi berfungsi untuk meningkatkan Brand Awareness. Di mana, semakin tingginya tingkat exposure, sehingga perusahaan bisa menjadi Top of Mind di masyarakat. Semakin seringnya dipromosikan, masyarakat juga akan lebih mengenal produk yang ditawarkan perusahaan.

3. Bentuk Bentuk Promosi

A. Advertising (Periklanan)


Kotler mendefinisikan periklanan sebagai bentuk promosi dan penyajian ide, barang atau jasa secara non personal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran. Advertising merupakan bentuk promosi non personal dengan menggunakan berbagai media untuk merangsang pembelian. Iklan memiliki beberapa karakteristik yaitu berbayar, non personal, menggunakan media massa untuk massifikasi pesan, sponsor yang teridentifikasi, persuasif dan untuk meraih audiens sebanyak-banyaknya.


Jenis advertising sendiri seperti Informative Advertising yang biasa di gunakan untuk membentuk atau menciptakan kesadaran/pengenalan dan pengetahuan tentang produk Anda atau fitur-fitur baru dari produk Anda. Lalu ada Persuasive Advertising yang biasa di gunakan untuk menciptakan kesukaan, preferensi dan keyakinan sehingga konsumen mau membeli dan menggunakan barang dan jasa yang Anda tawarkan. Dan terakhir ada Reminder Advertising yang biasa digunakan untuk mendorong pembelian ulang barang dan jasa yang Anda sediakan.


B. Personal Selling


Merupakan bentuk promosi secara personal dengan presentasi lisan dalam suatu percakapan dengan calon pelanggan yang ditujukan untuk merangsang transaksi. Personal Selling mempromosikan suatu produk dengan cara mendatangi ke tempat konsumen berada.

Personal Selling, merupakan penyajian atau presentasi personal oleh tenaga penjual perusahaan dengan tujuan menjual dan membina hubungan dengan pelanggan, menurut kotler.


Kunci dari Personal Selling adalah Prospecting (mencari pelanggan dan menjalin hubungan dengan mereka), Targeting, Communicating (mengkomunikasikan dan memberi informasi terkait produk Anda), Selling, Servicing, Information gathering (riset pasar), Allocating (mengalokasikan target market).


C. Sales Promotion


Sales Promotion sendiri merupakan bentuk persuasi langsung melalui penggunaan berbagai insentif yang dapat diatur untuk merangsang pembelian produk Anda dengan segera dan meningkatkan jumlah pembelian. Sales Promotion ialah Insentif jangka pendek untuk mendorong pembelian atau penjualan dari suatu produk dan jasa menurut Kotler. Berbagai jenis peralatan yang unik seperti kupon, perlombaan,pemotongan harga, hadiah dan lain-lain merupakan Promosi Penjualan.


D. Publishing (Publisitas)


Publishing dapat dilakukan dengan perusahaan Anda untuk mendukung, membina citra perusahaan yang baik dan juga menangani atau menangkal isu, cerita dan peristiwa yang dapat merugikan perusahaan yang dilakukan melalui pembinaan hubungan dengan masyarakat (public relations).


E. Direct marketing


Dengan direct marketing, Kunci nya adalah komunikasi langsung dengan pelanggan Anda dan juga target customer Anda. Direct marketing diharapkan dapat menghasilkan transaksi atau bahkan dukungan. Anda bisa memanfaatkan direct mail, Catalog, Broadcast media, Tv advertorial, Teleshopping, Telemarketing dan lainnya.

4. Pemilihan Media Iklan 

Terdapat empat faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan bentuk promotion mix, yaitu:


1. Dana yang tersedia    


Perusahaan yang memiliki dana yang cukup, akan dapat membuat periklanan yang berhasil dari pada perusahaan dengan dana terbatas.

2. Sifat pasar                 

Sifat pasar yang berpengaruh dalam promotion mix yaitu luas geografis pasaran, jenis pelanggan dan konsentrasi pasaran. Misalnya pada konsentrasi pasaran dimana makin sedikit konsumen (potensial buyers) makin efektif penjualan personal dibadingkan periklanan. 

3. Sifat Produk                

Pada golongan produk konsumen, promotion mix dipengaruhi oleh sifat produk dan cara produk tersebut dibeli, dikonsumsi dan dipersepsikan. Contohnya pada produk-produk yang dibeli dalam jumlah yang sedikit dan sering dibeli, perusahaan harus memilih iklan daripada personal selling.

4. Faktor bauran pemasaran      

yaitu faktor yang berpengaruh seperti harga yang tinggi sering dianggap konsumen berkorelasi positif dengan kualitas yang juga tinggi, sehingga penggunaan iklan untuk kasus ini akan lebih tepat karena untuk mengkomunikasikan kualitas dari produk-produk yang harganya mahal.

5. Strategi Promosi dengan Melihat Siklus Hidup Produk

Definisi strategi merupakan serangkaian komitmen, tindakan terpadu dan terkoordinasi yang dirancang untuk mengeksploitasi kompetensi inti guna mendapatkan keunggulan kompetitif. Strategi adalah sarana bersama dengan tujuan jangka panjang yang hendak dicapai oleh perusahaan. Strategi promosi adalah cara yang biasa digunakan untuk meningkatkan citra perusahaan, dengan mengiklankan produk dan brand perusahaan melalui beberapa media. Dari beberapa definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi promosi merupakan kegiatan yang direncanakan dengan maksud membujuk, merangsang konsumen agar mau membeli produk perusahaan sehingga tujuan untuk meningkatkan penjualan diharapkan dapat tercapai.

Berikut tahapan yang dapat dilakukan dalam melakukan strategi dengan mlihat siklus hidup produk:


1. Tahap Perkenalan (Introduction)


Tahapan ini merupakan tahapan perkenalan yang menjadi cikal bakal suatu siklus hidup. Awalnya melalui tahapan ini, produk akan diproduksi dan dipasarkan dalam jumlah yang lebih besar. Walaupun begitu, volume penjualannya tentu saja tidak sesuai dengan jumlahnya. Promosi yang dilakukan tentu saja harus merupakan promosi yang agresif serta memiliki kualitas pemasaran yang menunjang. Saat promosi dilakukan, targetnya harus benar- benar mengarah kepada merek penjualan. Tahapan ini memang proses pendistribusian serta keuntungannya masih rendah dari biasanya.

Strategi Promosi yang dapat dilakukan yaitu: 


a. Memberikan informasi dan pendidikan kepada konsumen potensial. Menerangkan bahwa produk tersebut ada dan manfaat produk untuk memenuhi kebutuhan.  


b. Penjual harus merangsang permintaan primer, permintaan akan suatu jenis produk yang harus dibedakan dari permintaaan selektif.  


c. Cara yang biasa digunakan pada tahap ini yaitu penjualan personal, pameran dagang dan mendatangi calon konsumen.

 2. Tahap Pertumbuhan (Growth)


Pada tahan ini situasi pasar diketahui bahwa pelanggan mulai menyadari manfaat produk dan produk cukup laku serta perantara ingin menanganinya. Strategi promosi yang dapat dilakukan yaitu dengan menstimulsi permintaan selektif (merk), lebih menenkankan pentingnya periklanan dan perantara bertambah besar dalam menanggung beban periklanan.


 3. Tahap Kematangan :


Pada tahapan ini situasi pasar diketahui bahwa persaingan meningkat dan kurva penjualan mulai mendatar. Strategi promosi yang dapat dilakukan yaitu dengan 


a. Perikalanan digunakan sebagai alat untuk menghimbau, membujuk dan bukan hanya sekedar informasi 


b. Persaingan yang tajam mengharuskan penjual menyediakan dana yang lebih besar untuk periklanan.


 4. Tahap Mundurnya Penjualan :


Pada tahap mundurnya penjualan maka situasi pasar mengakibatkan penjualan dan laba menurun serta produk baru yang lebih baik mulai memasuki pasar. Maka strategi promosi yang dapat dilakukan yaitu denga semua usaha promosi sebaiknya banyak dikurangi, kecuali jika ingin menghidupkan kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar